Kamis, 21 Februari 2013

Refleksi dari Problem Utama Inovasi Pembelajaran (Matematka) pada PLPG dan Sertifikasi Guru

http://powermathematics.blogspot.com/2008/11/problem-utama-inovasi-pembelajaran.html?showComment=1361498828742#c137814859480922049


Pada umumnya guru tradisional menganggap bahwa siswa adalah obyek dari pembelajaran , sehingga guru memperlakukannya seperti tong kosong yang untuk mengisinya dengan pengetahuan guru memberi ceramah dan latihan soal. Metode seperti ini kita kenal dengan metode tradisional. Karena metode pembelajaran tradisional telah  diterapkan oleh guru sejak lama maka ketika harus beralih ke metode yang inovatif memang perlu penyasuaian, masalahnya kadang  guru sudah merasa menggunakan metode inovatif, padahal masih belum inovatif, masih terjadi secara sadar atau tidak guru terbawa metode pembelajaran tradisional yang telah membudaya dan menjadi kebiasaan. Hal ini terbukti dengan masih banyak guru yang menggunakan papan tulis sebagai sumber utama pembelajaran di kelas. Oleh karena itu saya sangat setuju dengan adanya Pusat Latihan Pendidikan Guru dan Pendidikan Profesi guru. Diharapkan dengan adanya progam tersebut para guru dapat mengembangkan dan menerapkan pembelajaran yang inovatif sehingga pembelajaran yang semula berpusat pada guru berubah menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar