Senin, 03 Juni 2013

REFLEKSI DARI Kutarunggu Sang Rakata Menyatukan Lima Gunung (Pertama)

http://powermathematics.blogspot.com/2012/10/kutarunggu-sang-rakata-menyatukan-lima.html

Dalam elegi di atas diceritakan bahwa rakata tidak dapat melihat gunung ke-3 karena tertutup kabut. Untuk melihat gunung ketiga dia harus menghilangkan sikap sombong dan rasa memiliki. Setelah menghilangkan rasa sombong dan rasa memiliki dia dapat melihat gunung ke-3 dan ternyata gunung ke-3  adalah rakata sendiri. Yang saya pahami dari elegi diatas adalah untuk dapat melihat diri sendiri kita harus menghilangkan sifat sombong dan rasa memiliki. Banyak dari manusia yang memiliki kesombongan dan merasa memiliki segalanya sehingga ia tidak dapat mengenal dirinya. Dia juga sulit mengintropeksi diri. Dia tidak dapat melihat kesalahan dirinya sendiri dan selalu meyalahkan orang lain. Ibrat pribahasa gajah di pelupuk mata tak tampak kuman di sebrang lautan tampak. Semoga kita tidak menjadi orang yang seperti itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar