http://powermathematics.blogspot.com/2012/10/kutarunggu-sang-rakata-menyatukan-lima.html
Dalam elegi di atas diceritakan
bahwa rakata tidak dapat melihat gunung ke-3 karena tertutup kabut. Untuk
melihat gunung ketiga dia harus menghilangkan sikap sombong dan rasa memiliki.
Setelah menghilangkan rasa sombong dan rasa memiliki dia dapat melihat gunung
ke-3 dan ternyata gunung ke-3 adalah
rakata sendiri. Yang saya pahami dari elegi diatas adalah untuk dapat melihat
diri sendiri kita harus menghilangkan sifat sombong dan rasa memiliki. Banyak
dari manusia yang memiliki kesombongan dan merasa memiliki segalanya sehingga
ia tidak dapat mengenal dirinya. Dia juga sulit mengintropeksi diri. Dia tidak
dapat melihat kesalahan dirinya sendiri dan selalu meyalahkan orang lain. Ibrat
pribahasa gajah di pelupuk mata tak tampak kuman di sebrang lautan tampak.
Semoga kita tidak menjadi orang yang seperti itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar