http://powermathematics.blogspot.com/2011/03/elegi-ritual-dan-serba-serbi-unas.html?showComment=1370304739946#c7131671541493572996
Ujian Nasional memang menimbulkan pro dan kontra. Di satu sisi pemerintah ingin mengadakan ujian nasional untuk menjaga sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan nasional di sisi lain unas menjadikan siswa sebagai korban. Hal ini karena nilai dari ujian nasional bukan hanya gengsi dari siswa namun juga gengsi sekolah, gensi dinas pendidikan kabupaten dan dinas pendidikan provinsi, sehingga pihak pihak tersebut berlomba lomba melakukan yang terbaik dan membebankan harapan mereka pada siswa. Siswapun tertekan harus memiliki hasil ujian nasional yang bagus, bahkan apapun bisa dilakukan temasuk cara cara tidak jujur seperti membeli kunci jawaban dan lain lain , akibatnya anak yang biasanya pandai, nilai UN nya bisa kalah dengan anak yang malas bahkan suka bolos. Hal ini sebenarnya tidak adil. Memberi nilai itu adalah kewenangan guru karena gurulah yang mengetahui bagaimana siswa sebenarnya. Namun pemerintah kurang percaya pada guru sehingga UN diadakan. Dengan demikian maka guru perlu meningkatkan integritasnya agar dapat dipercaya pemerintah dan pada akhirnya penilaian siswa ada pada guru sepenuhnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar